Rabu, 26 Juni 2013

DATING OF TEENAGERS


Look at the style of dating younger generation today is very sad and disappointing. they are dating at a very young age. median age 12 years they've known dating, but it is not yet appropriate age for dating or committed. they do not understand what a true commitment. they think that they will always be happy dating and pep hidup.namun fact, nowadays many teenagers who are victims of "dating" is wrong.

I think the ideal age to establish a commitment or a relationship is over 17 years old. it also must remain in the parental guidance. because of parental supervision is very important to monitor children when dating. do not let the child be a victim of dating due to negligence of parents. unwed pregnancy rate in Indonesia is increasingly rising. is not it just that, violence in dating today is also very alarming. examples of dating violence, among other

  •                    Physical abuse like hitting, shoving,biting,stranging,kicking or          using a weapon
  •             Emotional abuse like threars, insults, intimidation, isolation or 
        stalking

  •           Sexual abuse like aggresively, free sex, and other

If you or should we experience violence in dating do not hesitate to talk to people nearby, such as a parent or friend. so we do not feel alone or scared with our spouses. especially women who are often victims of dating. women should have a firm stance that the couple he can not DO rude. until the violence if he did was very dangerous do not hesitate to report it to the police

Sabtu, 25 Mei 2013

Interjection



"Interjection" is a big name for a little word. Interjections are short exclamations like Oh!, Um orAh! They have no real grammatical value but we use them quite often, usually more in speaking than in writing. When interjections are inserted into a sentence, they have no grammatical connection to the sentence. An interjection is sometimes followed by an exclamation mark (!) when written.

Interjection                      meaning                                     example

1.Ouch                      exspressing pain                             “Ouch! That hurts!”

2.Hmm                      exspressing hestitation         “Hmm. I’m not so sure”
                                  doubt or disagreement

3.Oh                        exspressing surprise, pain             “Oh, please say ‘yes’ !”
                                 pleading

4.Wow                      exspressing surprise or       “Wow! Thats reall great news”
                                  admiration

5.Ahh                       raelization or acceptance    “Ahh, now i see what you mean”

6.Aww                      something sweet or cute   “Aww! Just look at that kitten”

7.Oops                      making a mistake               “ Oops! Sorry i didn’t see skates
                                                                           there”

8.Shh                       an indication for silence   “Shh! The show is about to start”

9.Er                         expressing hesitation               “Lima is the capital of...er..Peru”

10.Brr                      Being cold, shivering                 “"Brrr, it's -15C outside

Rabu, 24 April 2013


This is me.
My name is valiani. You can call me vali. I live in Jakarta. I’m 21 years old. I have curly hair, big eyed, brown skinned. I am Moslem.I have very good parents. My mother came from Jogja and my father  from the Sundanese. I have two little sister. My first sister was 19 years old and my second sister was 6 years old. I’m student of Gunadarma University. I loved vegetables. Coffee is something that can’t be separated from my life. I love coffee , I love the taste of cappuccino. I like hangout with my best friends. I love everything about korea, start music, movies, food until the culture. I really like Super Junior, the boyband from korea. I also really like the bruno mars and singer from Indonesia that Once.Besides love everything about Korea i also really like the Paris. I have a dream, first i want to go Umrah with family and secondly i want around the European continent. 

Minggu, 10 Maret 2013

CONTOH KALIMAT DENGAN SIMPLE TENSE DAN CONTINUOUS


Dalam pembuatan kalimat simple past tense tidak terlalu sulit. Berikut ini rumusnya:
Positif: Subjek + V2
Negatif: Subjek + Did not + V1
Pertanyaan: Did + Subjek + V1 + ?

contoh

Positif
I Went to school yesterday.
My mother bought a new car last month.
Roni got up early last Sunday.
The boy played games in this room 5 minutes ago.
Negatif

I did not go to school yesterday.
My mother did not buy a new car last month.
Roni did not get up early last Sunday.
The boy did not play games in this room 5 minutes ago.

Pertanyaan
Did you go to school yesterday? Yes, I did/No, I did not
Did your mother buy a new car last month? Yes, she did/No, She did not
Did Roni get up early last Sunday? Yes, he did/No, He did not
Did the boy play games in this room 5 minutes ago? Yes, he did/ No, he did not



Rumus Simple Present Tenses
POSITIF    ( + ): S + V1 (s/es) + Object + Adverb
NEGATIF   ( - ) : S + DO/DOES + NOT + V1  + Object + Adverb
TANYA       ( ? ): DO/DOES + Subject + V1 + Object + Adverb

+ I go to school everyday
-  I do not go to school everyday
?  Do you go to school everyday ? Yes i do / No, i do not.

+ They study english every monday
-  They do not study english every monday
? Do they study english every day ? Yes, we do / No, we do not.

+ The boys come late.
-  The boys do not come late.
? Do the boys came late ? Yes, we do / No, we do not.

Future Simple Tense sering juga disebut sebagai Present Future Simple Tense atau lebih dikenal sebagai Simple Future Tense. Secara sederhana Tenses ini diartikan sebagai bentuk waktu yang menjelaskan tentang suatu peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang.
RUMUS:

(1) Kalimat Verbal
Kalimat Positif = Subjek + will/shall + V1 + dll
Kalimat Negatif = Subjek + will/shall + not + V1 + dll
Kalimat Tanya = Will/Shall + Subjek + V1 + dll?

(2) Kalimat Non-Verbal
Kalimat Positif = Subjek + will/shall + be + dll
Kalimat Negatif = Subjek + will/shall + not + be + dll
Kalimat Tanya = Will/Shall + Subjek + be + dll?

+ They will go home soon.
- They will not go home soon.
? Will they go home soon?

+ She will be here tomorrow.
- She won’t be here tomorrow.
? Will she be here tomorrow?

Present continuous tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang (present) atau rencana dimasa depan (future). Karena dapat digunakan pada present atau future, tense ini sering diiringi adverb of time untuk memperjelasnya.

Rumusnya:
Positif: S + Tobe + Ving
Negatif: S + Tobe+ Not+ Ving
Tanya:   Tobe + S + Ving

+ I am writing now
- I am NOT writing now
? Are you writing now?

present perfect 

Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.

Rumusnya Present Perfect Tense begini:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3

Contoh Present Perfect Tense
Positif: She has gone (Dia baru saja pergi)
Negatif: She has not gone
Tanya: Has She gone?

Minggu, 23 Desember 2012

Sertifikat Seminar


Tugas 4a

Masalah Penelitian dan Judul Permasalahan PI

1. Jelaskan pernyataan berikut : “ masalah penelitian dapat bersumber dari penulis sendiri, orang lain dan buku referensi” !

1.Penulis Sendiri
     Dalam hal ini peneliti mencari masalah yang bersumber pada pengalaman atau pengamatannya sendiri yang berhubungan dengan bidang yang diteliti.
Pengalaman pribadi sering pula menjadi sumber bagi diketemukannya masalah penelitian. Pengalaman kehidupan sehari-hari merupakan sumber permasalahan yang tidak pernah ada habisnya, dari pengalaman pribadi yang tertangkap sehari-hari dapat menjadi sumber inspirasi peneliti.
Seringkali kita merasa tidak puas dengan kondisi pengalaman tertentu kemudian muncul pertanyaan tentang hal-hal yang berada dibalik pengalaman tersebut.
Masalah yang didasarkan pada pengalaman pribadi biasanya terjadi manakala peneliti selau berhadapan dengan masalah yang menuntut penyelesaian terus-menerus atau terkadang mengalami dilema dalam penyelesaiannya. Pengalaman sendiri akan sangat kuat apabila terdapat pengalaman yang sama yang juga dialami oleh orang lain.
    
 2. Orang Lain
      Dalam melakukan suatu penelitian atau membuat karya tulis seorang penulis mengambil data yang sudah ada dengan kata lain menggunakan data dari hasil penelitian yang dilakukan oleh orang lain, misalnya: ilmuwan atau praktisi.
Dengan membaca dan mencermati hasil penelitian terdahulu, peneliti  akan dapat menemukan sudut-sudut yang belum tergarap oleh penelitian yang dibaca, atau dapat pula dijumpai adanya  berbagai keberhasilan dan kegagalan dari peneliti terdahulu. Dengan mengambil sudut-sudut atau bidang-bidang yang belum tergarap serta kegagalan dan kelemahan penelitian yang telah ada akan memunculkan permasalahan baru yang cukup menarik untuk dikembangkan menjadi permasalahan penelitian yang baru.

3. Buku Referensi
       Dalam melakukan suatu penelitian atau membuat karya tulis seorang penulis menggunakan data dari berbagai buku yang berkaitan dengan penulisan karya tulisnya tersebut.
Dari berbagai bahan bacaan di perpustakaan peneliti dapat menemukan sumber permasalahan yang  baik untuk dikembangkan menjadi penelitian, yaitu dengan mengukuhkan teori yang ada dengan mencari bukti baru secara empiris dari data lapangan.
Buku-buku atau literatur mutakhir yang pada umumnya membahas tentang teori, konsep ataupun metode-metode baru dengan disertai contoh-contoh konkrit akan banyak memberikan masukan kepada para pembacanya untuk menemukan topik-topik permasalahan untuk penelitian.

2. Buatlah 2 (dua) topik permasalah yang menarik anda dan anda rencanakan untuk topik PI/skripsi !

1. Analisis Pengaruh ROA dan ROE terhadap laba pada suatu bank.
2. Perbandingan  sistem Just In Time dan sistem konvensional dalam persediaan
    bahan baku atas biaya produksi pada suatu Perusahaan Terbatas.


Tugas 4

Contoh kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Kalimat Efektif : Saya mahasiswa Universitas Gunadarma yang berasal dari Bogor. Untuk pergi kuliah saya  
                         menggunakan bis yang berada di Terminal  Bis Kampung Bogor, jurusan Bekasi - Bogor.

Kalimat Tidak Efektif : Saya adalah mahasiswa Universitas Gunadarma, kebetulan saya mahasiswa yang berasal dari Bogor. Jadi untuk pergi kuliah saya harus menggunakan transportasi umum, yaitu bis. Bis yang saya gunakan adalah bis untuk jurusan bekasi - bogor, yang biasanya bis itu ada di Terminal Bis Kampung Bogor